Mallorca Palma - một hòn đảo du lịch nổi tiếng ở Châu Âu thay đổi quy định để giảm tải khách du lịch
Thành phố Palma, Mallorca, telah memutuskan untuk mengetatkan peraturan terhadap wisatawan. Peraturan baru ini terutama bertujuan untuk mengurangi jumlah wisatawan dan meningkatkan kualitas hidup bagi penduduk di pulau ini.
Mallorca, khususnya Palma, menarik sangat banyak wisatawan. Mallorca, khususnya Palma, menarik sangat banyak wisatawan.
Mallorca, sebuah pulau wisata terkenal, sedang menghadapi kondisi kelebihan beban wisatawan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi penduduk ibukota. Oleh karena itu, pemerintah Palma, kota terbesar di kepulauan Balearic, telah menerapkan langkah-langkah penting untuk membatasi pariwisata massal.
+Perubahan di Mallorca
Sejak tanggal 1 Januari tahun ini, peraturan baru telah berlaku, membatasi jumlah orang dalam kelompok tur terorganisir yang mengunjungi ibukota Mallorca maksimal 35 orang. Keputusan ini, meskipun kontroversial, adalah respons terhadap kondisi kemacetan di jalan-jalan sempit kota.
Ini bukan satu-satunya perubahan. Selanjutnya, penggunaan pengeras suara dilarang. Menurut peraturan baru, semua wisatawan dalam kelompok harus menggunakan panduan audio digital yang senyap. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kebisingan dan dampak pariwisata terhadap komunitas lokal.
Pulau-pulau Eropa adalah tujuan yang menarik pada musim panas. "Wisatawan menyukai mereka karena pantai dan budaya di sini."
Peraturan baru juga mengharuskan restoran untuk bertanggung jawab mempertahankan kebersihan dalam radius 25 meter di sekitar fasilitas bisnis mereka. Perubahan ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan estetika dan fungsi ruang publik di Palma.
Meskipun penduduk Palma menyambut perubahan ini dengan baik, industri pariwisata awalnya menentang. Para pemandu berpendapat bahwa pengurangan skala kelompok akan berdampak negatif bagi mereka karena kekurangan staf. Namun, peraturan baru telah disetujui oleh dewan kota sebelum akhir musim panas tahun lalu dan, meskipun mendapat penentangan dari asosiasi pariwisata lokal, kini telah berlaku.
